Selasa, 27 Desember 2011

Cinta Sejati

Aku tidak tahu dimana keberadaan cinta sejatiku sekarang ini. Munafik, mungkin kata-kata itu yang pantas aku ucapkan untuk diriku sendiri. Aku dulu bilang kalau aku tidak perlu mikirin cowok dulu., karena hal tersebut masih belum penting dipikirin untuk saat ini. Saat ini yang terpenting adalah mengejar impian dan cita-cita yang aku bangun sejak dulu. Namun kenyataannya sekarang, aku sangat kesepian tanpa adanya orang yang aku cintai dan orang yang mencintai aku. Aku ingin ada seseorang yang menemani hari-hariku, mengisi kesunyianku dan seseorang yang bisa diajak untuk saling membagi rasa cinta dan kasih, tapi kapan hal itu akan terjadi? Jujur saja aku iri melihat teman-temanku yang kini satu per satu mulai memiliki pacar. Aku ingin seperti mereka. Kelihatannya akulah orang yang paling sendiri di dunia percintaan ini. Apakah ini adalah hukuman bagi aku atas kejadian di masa lampau, aku pernah menolak cinta 2 orang, dan salah satunya adalah cinta dari sahabatku sendiri. Aku terlalu memberi harapan kepadanya. Dia baik banget sama aku dan akupun juga baik kepada dia. Sehingga timbullah benih-benih perasaan cinta di hatinya.  Namun tidak untuk aku, aku tidak berani, aku terlalu takut untuk jatuh cinta, karena waktu itu di keluargaku tidak diperbolehkan untuk pacaran untuk seorang murid 1 SMA seperti aku. Namun sekarang aku sudah mulai menjadi dewasa, aku sudah menyandang predikat mahasiswa. Dan itu artinya aku sudah bisa menentukan kehidupanku termasuk memiliki pasangan hidup minimal pacar lah. Aku terlalu minder juga, aku takut aku tidak bisa menjadi seorang kekasih yang baik yang bisa dibanggakan oleh pasangannya. Aku takut. Benar memang aku benar-benar takut untuk melangkah ke arah sana. Namun inilah kehidupan. Ataukah ini garis takdirku untuk menunggu jawaban dari sang penguasa hidup. Aku harus sabar dan percaya bahwa jodoh itu di tangan Tuhan. Namun bukankah kita  berhak untuk memilih, kita harus berusaha dulu untuk menemukan jodoh kita. Tuhan hanya menentukan, kitalah yang memilih. Namun bagaimana kita tahu bahwa itu adalah jodoh kita. Oh Tuhan aku mohon kepadamu, dekatkanlah hamba dengan jodoh hamba jodoh yang seiman, yang saleh, yang baik hati, yang bertanggung jawab, yang setia, yang mapan, yang rupawan baik hati maupun wajahnya. Amin. Berilah hamba petunjuk akan keberadaan jodoh hamba ya Allah. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar